Ibadah dalam tekanan
Tanya:
Assalamualaiku ustadz. Saya mau tanya, pada bulan ini kantor tempat saya bekerja sering mengadakan buka bersama dilanjutkan tarawih bersama dan sholat-sholat malam lainnya sampai hampir tengah malam. Pada sepuluh hari terakhir kegiatan ini setiap hari dilakukan. Beberapa orang teman keberatan karena harus mengurus rumah tangga mereka juga. Sebagai contoh seorang teman saya saat ini mempunyai 2 orang anak kecil yang berusia 17 bulan dan 2 bulan, dan dia harus membantu istrinya mengasuh sepulang dari kerja karena istrinya sangat kewalahan. Akan tetapi sang bos mengancam kalau tidak ikut bukan termauk dalam keluarga kantor tempat ia bekerja. Pertanyaanya apakah tindakan sang bos ini benar? mohon dalil-dalilnya kalau ada
Terima kasih
Wassalamualaikum
Jawab:
Wa’alaikumussalam,
tindakan bos kurang bijaksana meski mungkin maksudnya baik. Coba bicarakan baik-baik agar keadaan panjenengan atau teman-teman yang kerepotan bisa dimaklumi dan diberi dispensasi.
Tweet

Ust. Sigit Yulianta lahir di Jogjakarta tanggal 14 Juli 1977. Da'i dan Ustadz muda ini memang tergolong aktif dalam mengisi acara-acara da'wah di wilayah Jogja dan sebagian Jawa Tengah. Media da'wah yang ia manfaatkan untuk berda'wah pun beragam, mulai dari majlis-majlis ta'lim dan pengajian di masjid, kampus, kantor dan instansi. Ia juga rutin mengasuh acara da'wah di radio dan televisi. Di radio Retjo Buntung (RBFM) ia mengasuh acara "Lentera Rohani" dan "Beranda" (Bercanda dan Dialog Agama). Sedangkan di stasiun televisi RBTV ia mengasuh acara "UGD" (Ustadz Gawat Darurat). Kirimkan pertanyaan Anda lewat halaman 