Doa Orang Teraniaya
Tanya :
Apakah benar doa orang teraniaya akan dikabulkan, oleh Allah SWT meskipun doanya untuk mencelakakan orang yg menganiaya dirinya?
Jawab :
Memang demikian sebagaimana sabda Nabi saw.,”Doa orang yang teraniaya itu mustajab (dikabulkan oleh Allah). Maka jika ia durhaka, kedurhakaan itu tanggung jawabnya sendiri.” (H.R. Thalami dari Abu Hurairah r.a.). Meskipun doanya mustajab, namun sebaiknya justru berdoalah dengan doa yang baik, misalnya agar orang yang menganiayanya disadarkan dan diberi petunjuk oleh Allah swt. Tentu saja hal ini jauh lebih baik ketimbang mendoakan kejelekan baginya. Perhatikan lagi penggalan terakhir hadits di atas : “…maka jika ia durhaka, itu tanggung jawabnya sendiri.” Artinya, kalau berdoa yang baik-baik saja. Sebab kalau doanya buruk, akibat dari keburukan dari doa tersebut harus ditanggung pula oleh orang yang berdoa. Jadi, doakan yang baik-baik saja ya…!


Ust. Sigit Yulianta lahir di Jogjakarta tanggal 14 Juli 1977. Da'i dan Ustadz muda ini memang tergolong aktif dalam mengisi acara-acara da'wah di wilayah Jogja dan sebagian Jawa Tengah. Media da'wah yang ia manfaatkan untuk berda'wah pun beragam, mulai dari majlis-majlis ta'lim dan pengajian di masjid, kampus, kantor dan instansi. Ia juga rutin mengasuh acara da'wah di radio dan televisi. Di radio Retjo Buntung (RBFM) ia mengasuh acara "Lentera Rohani" dan "Beranda" (Bercanda dan Dialog Agama). Sedangkan di stasiun televisi RBTV ia mengasuh acara "UGD" (Ustadz Gawat Darurat). Kirimkan pertanyaan Anda lewat halaman 