| Mobile | RSS

Perlukah jujur setelah berzina?

July 5th, 2010 | Kategori: Keluarga

Tanya:

Assalamu’alaikum, wr. wb.
Saya seorang ayah 2 orang anak umur 5 dan 2 tahun.. saya ingin konsultasi dengan ustadz..

Saya mengalami depresi ustadz, saya merasa sangat sedih dan berdosa yang amat dalam. Perasaan bersalah karena telah berbuat dosa dan malah mengakibatkan istriku juga menderita. Satu bulan yang lalu saya melakukan hubungan badan dengan salah seorang yang baru jumpa.. dan sudah lama komunikasi kenal via telp/hp.
dan saya juga telah melakukan hubungan badan dgn istri saya..

Setelah  sekitar 2 minggu kemudian sejak saya berhubungan badan (ZINA) dengan janda yang baru saya kenal.. ternyata saya telah terinpeksi Penyakit Menular Sek yang diagnosis Genora.

Saya ingin berobat.. apakah perlu saya untuk jujur tentang hal ini dengan istri saya. atau lebih bijak bila ini tidak diberi tahu.. saya kawatir bila jujur akan lebih menyakiti perasaannya

Terima kasih atas sarannya ustadz.
Salam,
Lelaki yang penuh dosa

Jawab:
Wa’alaikumussalaam wr.wb.

Apa yg Anda alami adalah akibat dosa zina yang Anda lakukan. Itu adaalah teguran dari Allah agar Anda mau bertaubat kepadaNya. Anda harus benar-benar berhenti dari dosa! Penyakit yang Anda derita sifatnya MENULAR termasuk ketika melakukan hubungan seks dg istri Anda..jadi, Anda berpotensi MEMBAHAYAKAN ISTRI ANDA SENDIRI…lebih bijak jika Anda jujur, disampaikan di waktu yang tepat, dengan cara yang hati-hati agar istri bisa menerima musibah ini…dan Anda harus siap dengan resiko terburuk yang mungkin menimpa Anda akibat perbuatan dosa Anda sendiri…banyak-banyaklah beristighfar memohon ampunan kepada Allah, tekunilah ibadah dan banyak-banyaklah melakukan amal kebaikan…sebelum semuanya terlambat karena usia hidup di dunia ada batasnya dan di akhirat ada pertanggungjawaban!

Dibaca 1760 kali, 7 kali hari ini |
Tags: , ,

Artikel sejenis