| Mobile | RSS

Kiat puasa yang sukses

May 18th, 2009 | Kategori: Puasa

Tanya :
Saya sebenarnya pengen banget bisa puasa yang benar dan betul-betul menjadikan diri saya menjadi lebih baik. Tapi kok susah banget ya?! Gimana sih caranya Mas, biar saya bisa sukses puasa? Thanks sarannya, ya!

Jawab :
Puasa memang dimaksudkan untuk melatih diri agar mampu mewujudkan sifat taqwa seperti dijelaskan oleh Allah dalam surat al-Baqarah ayat 183. Kamu pasti sudah hafal, kan? Cuman memang nggak mudah berpuasa yang seperti itu, yakni puasa yang betul-betul mewujudkan kualitas taqwa. Tapi jangan putus asa, sebab setiap perintah Allah pasti sudah disesuaikan dengan kadar kemampuan kita. Termasuk perintah puasa ini. Nah, sekarang gimana caranya adar kita bisa sukses berpuasa? Pertama, milikilah ilmu tentang puasa yang benar sesuai dengan tuntunan Nabi SAW. Kalo’ bisa, sebelum masuk bulan Ramadlan kamu musti sudah punya ilmu tentang itu. Misalnya, rampungkan baca buku tentang puasa ramadlan, mengikuti kajian atau majlis ta’lim yang membahas tentang puasa dan berbagai hal seputar ramadlan dan sebagainya. Kedua, latihlah untuk melakukan puasa di bulan Sya’ban yakni bulan sebulan Ramadlan. Rasulullah SAW biasanya banyak berpuasa di bulan Sya’ban. Mungkin hal itu dimaksudkan sebagai warming up (pemanasan) atau semacam latihan dan pengkondisian atau adaptasi biar nanti pas ramadlan nggak kaget. Jangan lupa lho, fisik kita pun perlu dikondisikan. Ketiga, siapkan mentalitas kita. Diantara persiapan mental ini, Rasulullah seringkali mengingatkan para shahabatnya akan segera hadirnya bulan Ramadlan dan menyampaikan keutamaan-keutamaan bulan Ramadalan kepada mereka. Saya kira ini disampaikan dan diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada para shahabatnya agar mereka siap secara mental sehingga ada kegembiraan untuk menyambutnya dan ada banyak harapan yang muncul dalam jiwa mereka setelah mendapat informasi keagungan bulan Ramadlan itu oleh Rasulullah SAW. Keempat, buatlah rencana kegiatan dan target-target yang hendak kamu capai selama bulan Ramadlan. Harap diingat, rencana itu penting banget. Sebab, kalau kita nggak merencanakan, sama halnya kita tidak menginginkan sesuatu. Gagal merencanakan sama dengan merencanakan kegagalan. Nah, jadi rencanakan ramadlanmu dengan sebaik-baiknya. Tidak harus muluk-muluk, tapi yang realistis meskipun juga jangan terlalu sederhana atau sekedarnya. Misalnya rencana kegiatan tadarus al-Qur’an dan target khatam al-Qur’an, shalat tarawih, baca buku Islam misalnya target menyelesaikan baca buku “Riyadlush Shalihin”, dan sebagainya. Coba aja deh…pasti kamu akan merasakan ramadlanmu menjadi luar biasa dan betul-betul bermakna!

Dibaca 1337 kali, 2 kali hari ini |
Tags: ,

Artikel sejenis

Tinggalkan komentar