Tanda-tanda Lailatur Qodar
Tanya :
Apakah benar, lailatul qadar itu ada tanda-tandanya seperti suasananya tenang, langitnya bersih dan lain-lain? Tolong dijelaskan ya, Mas!
Jawab :
Tanda-tanda seperti yang njenengan sebutkan itu memang sangat popular di masyarakat kita. Kapan lailatul qadar terjadi, memang tidak disebutkan secara pasti. Beberapa hadits yang menjelaskan tentang waktu terjadinya lailatul qadar memang berbeda-beda meskipun semuanya shahih. Ada yang menyebut 10 hari yang terakhir di bulan Ramadlan, ada juga yang menyebut pada malam-malam yang ganjil pada 10 hari yang terakhir bahkan ada yang lebih khusus menyebut car ilah malam qadar itu pada malam 27 Ramadlan, dan sebagainya. Saya kira itu semua merupakan stimulus (rangsangan) agar justru di akhir-akhir pada bulan Ramadlan kita makin memperbanyak ibadah dan amal shalih. Sebab, kecenderungannya di akhir-akhir pada bulan Ramadlab niasanya kita suka malas-malasan, masjid sudah sangat berkurang jumlah jamaahnya dan yang semakin ramai malah toko-toko dan pusat-pusat belanja terutama yang menjual pakaian. Oleh karena itu, Rasulullah SAW mencontohkan bahwa pada malam-amalam terakhir di bulan Ramadlan itulah, ibadah dan kebaikan yang beliau lakukan justru diperhebat dibanding pada malam-malam dan hari-hari sebelumnya.


Ust. Sigit Yulianta lahir di Jogjakarta tanggal 14 Juli 1977. Da'i dan Ustadz muda ini memang tergolong aktif dalam mengisi acara-acara da'wah di wilayah Jogja dan sebagian Jawa Tengah. Media da'wah yang ia manfaatkan untuk berda'wah pun beragam, mulai dari majlis-majlis ta'lim dan pengajian di masjid, kampus, kantor dan instansi. Ia juga rutin mengasuh acara da'wah di radio dan televisi. Di radio Retjo Buntung (RBFM) ia mengasuh acara "Lentera Rohani" dan "Beranda" (Bercanda dan Dialog Agama). Sedangkan di stasiun televisi RBTV ia mengasuh acara "UGD" (Ustadz Gawat Darurat). Kirimkan pertanyaan Anda lewat halaman 