Ragu-ragu Setiap Berwudlu dan dalam Rakaat Shalat?
Tanya :
Saya sering ragu-ragu pada saat berwudlu atau ketika melakukan shalat tentang jumlah basuhan wudlu atau rakaat shalat yang sudah saya lakukan. Dalam keadaan ragu seperti itu, apa yang musti saya lakukan, Ustadz? Tolong dijelaskan nggih…matur nuwun.
Jawab :
Rasulullah SAW pernah bersabda,”Tinggalkan yang meragukan kamu menuju yang tidak meragukanmu!” Artinya, kita harus merujuk atau menetapi yang kita yakini. Dalam kasus Anda, wudlu dan shalat, tetapkan mana yang Anda yakini. Kalo untuk wudlu, yakini saja jumlah yang besar sedangkan untuk jumlah rakaat shalat yakini saja jumlah yang kecil. Maksudnya begini, kalo Anda ragu saya sudah membasuh tangan ini 3x atau baru 2x ya? Maka anggap saja sudah 3x, soalnya wudlu kan maksimal 3x dan boleh kurang dari jumlah itu. Sedangkan untuk shalat, Anda ragu sudah 4 rakaat atau baru 3 rakaat ya? Anggap saja baru 3 rakaat, lalu Anda tambahi 1 rakaat lagi. Nah, nanti sebelum salam terakhir, Anda lakukan sujud sahwi (sujud karena lupa) sebanyak dua kali sujud baru kemudian Anda salam terakhir. Yang juga musti kita sadari, syaithan memang selalu berusaha menggoda orang yang sedang melakukan shalat. Maka kalo mau shalat, minta perlindungan dulu sama Allah dari godaan syaithan dengan membaca ta’awudz (a’uudzubillaahi minasysyaithaanirrajiim atau Rabbi a’uudzubika min hamazaatisysyayaathiini wa a’uudzubika rabbi an yahdluruun). Gitu ya, smoga nggak ragu-ragu lagi…


Ust. Sigit Yulianta lahir di Jogjakarta tanggal 14 Juli 1977. Da'i dan Ustadz muda ini memang tergolong aktif dalam mengisi acara-acara da'wah di wilayah Jogja dan sebagian Jawa Tengah. Media da'wah yang ia manfaatkan untuk berda'wah pun beragam, mulai dari majlis-majlis ta'lim dan pengajian di masjid, kampus, kantor dan instansi. Ia juga rutin mengasuh acara da'wah di radio dan televisi. Di radio Retjo Buntung (RBFM) ia mengasuh acara "Lentera Rohani" dan "Beranda" (Bercanda dan Dialog Agama). Sedangkan di stasiun televisi RBTV ia mengasuh acara "UGD" (Ustadz Gawat Darurat). Kirimkan pertanyaan Anda lewat halaman 