| Mobile | RSS

Satu tahiyat atau dua tahiyat

June 2nd, 2010 | Kategori: Sholat dan Thoharoh

Tanya:

Assalamu’alaikum wr. wb.
“Tidak pernah Rasulullah SAW shalat di bulan Ramadhan dan tidak (di bulan) lainnya lebih dari 11 raka’at, (yaitu) Beliau shalat empat raka’at, maka jangan engkau tanyakan bagusnya dan lamanya, kemudian Beliau shalat empat raka’at (lagi), maka jangan engkau tanyakan tentang bagusnya dan lamanya, kemudian beliau shalat (witir) tiga raka’at” (HR. Bukhari dan Muslim)
Namun yang ingin saya tanyakan adalah mengapa 1 tahiyyat bukannya 2 tahiyyat, dan bagaimana pengambilan hukum/dalilnya sehingga menjadi 1 tahiyyat ?
Karena pada hadits Aisyah ra. tidak dijelaskan secara khusus apakah 1 tahiyyat ataukah 2 tahiyyat
Jawab:

Wa’alaykumussalam wr. wb.

Boleh 2 rakaat salam, boleh juga 4 rakaat salam. Kedua praktek tsb ada contohnya dari Nabi SAW, jd sifatnya pilihan.

Dibaca 552 kali, 1 kali hari ini |

Artikel sejenis